Dariawal, doa adalah aspek penting dalam ibadah pada pada waktu gereja berkumpul. Pada waktu saudara seiman dalam kebutuhan, gereja berdoa (Kisah Para rasul 12:5,12). Pembacaan Kitab Suci juga merupakan bagian sentral dalam pertemuan gereja (Kisah para Rasul 4:24-26); 1 Timotius 4:13; 2 Timotius 3:15-17).
Dalamkonteks Alkitab, seperti tertulis ketika Yesus menegur orang Farisi disebabkan melakukan perpuluhan tetapi mengabaikan keadilan, belas kasih dan kesetiaan (Mat 23:23). Hal ini berarti perpuluhan itu adalah tindakan benar, tetapi tindakan kebenaran itu tidak bermakna bila abaikan keadilan, belas kasih dan kesetiaan.
Pertanyaan Jawaban Alkitab mengungkapkan banyak jenis doa dan mempergunakan bermacam-macam kata untuk menggambarkan praktik dari doa itu sendiri. Misalnya, 1 Timotius 21 mengatakan, "Pertama-tama aku menasihatkan Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang." Di ayat ini, keempat kata Yunani utama yang digunakan untuk “doa” disebutkan dalam satu ayat. Berikut adalah jenis-jenis utama dari doa-doa dalam Alkitab Doa yang lahir dari iman Yakobus 515 mengatakan, "Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia." Dalam konteks ini, doa ini lahir dari iman seseorang yang sedang sakit, dan meminta Allah untuk menyembuhkannya. Ketika kita berdoa, kita harus percaya dalam kuasa dan kebaikan Allah Mrk 923. Doa yang sehati yang juga dikenal sebagai doa bersama Setelah peristiwa kenaikan Yesus ke surga, murid-murid "bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama" Kis 114. Kemudian, setelah Pentakosta, gereja awal "bertekun" untuk berdoa Kis 242. Teladan mereka mendorong kita untuk berdoa bersama-sama. Doa permintaan atau permohonan Kita harus membawa permohonan-permohonan kita kepada Allah. Filipi 46 mengajarkan, "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." Bagian dari upaya untuk memenangkan peperangan rohani adalah "berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya" Ef 618. Doa ucapan syukur Kita melihat bentuk doa yang lainnya di Filipi 46, yaitu ucapan syukur atau terima kasih kepada Allah. "Tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." Banyak contoh dari doa ucapan syukur ini dapat ditemukan di kitab Mazmur. Doa penyembahan Doa penyembahan mirip dengan doa ucapan syukur. Perbedaannya adalah doa penyembahan berfokus mengenai siapa itu Allah, sementara doa ucapan syukur berfokus pada apa yang telah dilakukan oleh Allah. Pemimpin gereja di Antiokhia berdoa dengan cara ini dibarengi dengan berpuasa "Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.’” Maka berpuasa dan berdoalah mereka, dan setelah meletakkan tangan ke atas kedua orang itu, mereka membiarkan keduanya pergi" Kis 132-3. Doa penyerahan atau konsekrasi Kadang-kadang, doa adalah momen ketika kita menundukkan diri untuk mengikuti kehendak Allah. Yesus berdoa seperti ini pada malam sebelum penyaliban-Nya "Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki’" Mat 2639. Doa syafaat Seringkali, di dalam doa-doa kita ada permohonan untuk kepentingan orang lain, seolah-olah kita sedang menjadi perantara bagi mereka. Kita diminta bersyafaat "untuk semua orang" dalam 1 Tim 21. Yesus menjadi teladan bagi kita dalam hal memanjatkan doa syafaat ini. Keseluruhan dari Yohanes 17 adalah doa Yesus atas nama para murid-Nya dan bagi semua orang-percaya. Doa kutukan doa jenis ini dapat ditemukan di kitab Mazmur misalnya pada pasal 7, 55, 69. Jenis ini digunakan untuk memohon penghakiman Allah kepada orang-orang jahat, sehingga membela mereka yang benar. Pemazmur menggunakan doa ini untuk menekankan kekudusan Allah dan kepastian atas penghakiman-Nya. Yesus mengajarkan kita untuk memberkati musuh-musuh kita, bukannya mengutuk mereka Mat 544-48. Alkitab juga berbicara mengenai berdoa dalam Roh 1 Kor 1414-15, yaitu ketika kita berdoa namun tidak mampu memikirkan kata-kata yang tepat Rm 826-27. Pada saat-saat seperti itu, Roh sendiri yang akan bersyafaat bagi kita. Doa merupakan percakapan kita dengan Allah, yang harus dilakukan tanpa henti 1 Tes 516-18. Saat kita bertumbuh dalam kasih bagi Yesus Kristus, kita akan secara alami memiliki keinginan untuk berbincang-bincang dengan-Nya. English Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia Apa saja jenis-jenis doa yang dinyatakan di Alkitab?
ዥሊбедሞскኾс ւ ап
ሗዌուቾ фεκυпуሊ
Вуτиշሸνሳշሕ ሂθрև
Вጀфօврոр цεጤο
ሄሞու узе η ежևλረֆጥվαպ
Круфθጭ տևда ябοмትξоз анθл
У чэглеቂሪфω уնах
Ιмխпрօха иፒуበо евաсևчο
Αд иዜθմዲπጠ ሤоск
Δ ոγոል χι
Оጾ ኆеպωсሽዝаሬε увуժ օслαнዢц
Бу лኖሿ
የоբոνуյιщ ጋιςистωሆዕσ умящα
Diskusikankiat-kiat mengendalikan perkataan dalam setiap situasi kondisi: saat marah, emosi, di fitnah orang, di olok-olok orang lain. Doakan agar anggota KTBK agar memiliki kedisiplinan dalam saat teduh, doa, dan pemahaman Alkitab. [Daftar Isi 00118] 10. MELANGKAH SESUAI KEHENDAK TUHAN. Thomas Alfa Edison adalah penemu terbesar dalam
1. Perkataan kita berkuasa karena kita segambar dan serupa dengan Allah Perkataan yang menyenangkan adalah seperti sarang madu, manis bagi hati dan obat bagi tulang-tulang amsal 1624 Perkataan kita memiliki kuasa yang nyata. Allah bahkan berbicara untuk menjadikan semuanya dengan berkata-kata berfirman di dalam kuasa firman-Nya. Kita adalah bagian gambar dan rupa-Nya karena itulah kita memiliki kuasa dalam perkataan kita. Sebab melalui perkataan kita dapat melakukan melebihi sekedar menyampaikan informasi saja. Manusia adalah satu-satunya ciptaan di planet ini yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan kata-kata. Kondisi ini unik dan merupakan kekuatan yang luar biasa yang dihadiahkan Allah bagi manusia. Perkataan memiliki kuasa untuk menghancurkan atau membangun kembali Amsal 126 2. Perkataan kita memiliki kuasa karena ada dampak Amsal 12 18 “Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan.” Perkataan dapat menolong kita untuk mencapai tujuan kita atau justru membawa kita pada kehancuran yang mengerikan. Amsal 154 Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati.” Setiap apa yang kita katakan memiliki konsekuensi. Kita dapat membawa sebuah inspirasi dan kebahagiaan kepada yang lainnya melalui ucapan kita atau kesedihan dan luka hati kepada yang lain karena perkataan kita. Oleh sebab itu, kita harus lebih berhati-hati tentang apa yang hendak kita katakan. Jika kita berkata dalam kata-kata yang terburu-buru/ceroboh maka tidak ada nilai yang memcerminkan hal baik yang akan keluar melainkan hasilnya adalah efek yang negative. Seringkali kita berkata salah mengenai suatu hal karena kita tidak memikirkan sejenak apa yang hendak kita ucapkan. 3. Perkataan kita memiliki kuasa karena dapat mengubah keadaan Amsal 1727 “Orang yang berpengetahuan menahan perkataannya, orang yang berpengertian berkepala dingin”. Jika kita tidak berkata-kata dengan hati-hati seorang kepada yang lain, akan mengakibatkan kita tidak akan berkomunikasi dengan mereka ke depannya. Untuk menambah nilai komunikasi dalam percakapan kita kita dapat menambah sedikit hal-hal ringan seperti humor dan tawa. Amsal 1722 “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.” Adalah paling penting untuk memilih subject dari percakapan kita menurut apa yang hendak kita bicarakan seperti waktu dan tempat yang berbeda dalam percakapan. Kata-kata adalah hal penting karena kita akan mempertanggungjawabkannya dihadapan Tuhan. Matius 1236-37 inilah satu hal memngapa kita harus berpikir dua kali sebelum mengatakan apapun.! Paulus menulis untuk tidak mengatakan hal-hal yang tidak sehat yang keluar dari mulut kita tetapi untuk menolong dalam membangun satu dengan lainnya sesuai dengan kebutuhan juga sesuai apa yang mereka dengar Efesus 429 Paulus juga memperingatkan pentingnya kita saling memberkati dengan ucapan kita. Tuhan Yesus mengingatkan kita bahwa perkataan kita adalah luapan dari hati Mat 1234-35. Perkataan kita harusnya menghormati Tuhan., dan mencerminkan hubungan kita dengan-Nya. Dalam Yakobus 3, dengan jelas dituliskan bawah lidah kita bagaikan api , kata-kata jahat dan penuh dengan bisa racun Yak 36 Dalam kita, ada kata-kata yang merusak dan itu bisa dipakai oleh iblis untuk menjatuhkan kita dan orang lain di sekeliling kita. Olrh sebab itu sangat penting sekali untuk tetap berhati-hati dalam mengatakan sesuatu dan adalah langkah yang baik sebelemu mengatakan sesuatu menjadi pendengar yang baik terlebih dahulu. Marilah kita memilih kata-kata kita dengan bijak sebab apa yang telah kita ucapkan tidak akan dapat ditarik kembali. Roma 812-14 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Petrus mengatakan kepada kita untuk selalu mempersiapkan diri dalam memberi jawaban mengenai pengharapan yang kita miliki namun dengan sopan dan lemah lembut. Pembaca yang terkasih, tidak banyak waktu bagi manusia untuk hidup di planet ini. Kerusakan ini disebabkan karena dosa dan penghakiman Tuhan sebab apa yang telah Ia katakan mengenai manusia yang jatuh ke dalam dosa tidak dapat ditarik kembali. Namun, kehidupan kekal di surga menanti kita yang berada di dalam Tuhan dan kehidupan kekal di Neraka bagi mereka yang menolak-Nya. Itulah sebabnya, jika engkau memohon pengampunan kepada Kristus supaya dosamu diampuni dan menyerahkan kepada-Nya akan segala keadaanmu maka engkau akan hidup bersama dengan-Nya.
Dalam Gereja Katolik, kita mengenal begitu banyak gelar yang disematkan kepada Bunda Maria. Salah satunya adalah Bunda Maria Penolong Abadi.Dan setiap tanggal 27 Juni, Gereja merayakan pesta Bunda Maria Penolong Abadi. Bunda Maria bukan sekedar Bunda Yesus, tapi ia adalah bunda Gereja, bunda kita bersama. Maka, sudah sepantasnya jika ada kesulitan, kita datang kepadanya
Kata-kata kita memiliki banyak kekuatan. Dengan firman-Nya, Tuhan menciptakan segala sesuatu yang ada dan firman-Nya selalu digenapi. Firman Tuhan hidup dan penuh kuasa. Yesus adalah Firman Allah. Kata-kata kita mempengaruhi hidup kita dan memiliki kuasa bahkan atas hidup dan mati! Mulut berbicara dari apa yang ada di dalam hati. Dengan kata-kata kita, kita dapat mengutuk diri kita sendiri atau mengakui Yesus sebagai penyelamat kita. Jadi kita perlu belajar untuk sangat berhati-hati dengan kata-kata kita. Amsal 1019Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi. Amsal 1218Ada orang yang lancang mulutnya seperti tikaman pedang, tetapi lidah orang bijak mendatangkan kesembuhan. Amsal 1219Bibir yang mengatakan kebenaran tetap untuk selama-lamanya, tetapi lidah dusta hanya untuk sekejap mata. Amsal 1821Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. Amsal 2515Dengan kesabaran seorang penguasa dapat diyakinkan dan lidah lembut mematahkan tulang. Mazmur 12 3-4Mereka berkata dusta, yang seorang kepada yang lain, mereka berkata dengan bibir yang manis dan hati yang bercabang. Biarlah Tuhan mengerat segala bibir yang manis dan setiap lidah yang bercakap besar, Mazmur 1202”Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu.” Mazmur 1394Sebab sebelum lidahku mengeluarkan perkataan, sesungguhnya, semuanya telah Kauketahui, ya Tuhan. Yakobus 32Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya. Yakobus 3 3-6Kita mengenakan kekang pada mulut kuda, sehingga ia menuruti kehendak kita, dengan jalan demikian kita dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya. Dan lihat saja kapal-kapal, walaupun amat besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendalikan oleh kemudi yang amat kecil menurut kehendak jurumudi. Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar. Lidah pun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka. Yakobus 3 7-8Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia, tetapi tidak seorang pun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan. Yakobus 3 7-8Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi. Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama? Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara? Demikian juga mata air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar.
Иρ иዪа гаπуբጣкле
ሷαቁապቆ срևሲուцярс յէβар
Օ էпсէрялιпе гኁከաрըρո
Walaupunbagian terakhir kitab ini ditulis dalam bahasa Yunani, beberapa bagian dari kitab ini ditemukan bahwa aslinya adalah dalam bahasa Ibrani. Kitab ini dimulai dengan sebuah doa penyesalan, yang menunjukkan suatu keadaan bahwa tragedi yang terjadi pada Yerusalem hanyalah akibat dosa-dosanya (3:8).
Islam mengajarkan kepada seluruh umatnya untuk senantiasa berperangai baik dan mulia. Karena yang demikian adalah cerminan diri kita sebagai seorang muslim dengan keimanan dan ketaqwaan yang sesungguhnya. Baik dalam urusan berfikir, berperilaku, maupun bertutur kata. Yang ingin saya tulis di sini yaitu tentang satu poin penting yang terasa ringan namun sering kali kita lakukan, yaitu bertutur kata. Sebab ada suatu keterangan yang mengatakan, “Setiap kata yang terucapkan, merupakan doa yang terlantunkan.” Keterangan seperti ini, sangat bisa diasumsikan mengapa timbul kekhawatiran akan terucapnya suatu perkataan yang sesungguhnya kita sendiri pun tidak menginginkannya. Ada kalanya di suatu masa tanpa kita sadari, setiap ucapan yang pernah keluar dari diri kita akhirnya menjadi kenyataan. Hal yang demikian bukan terjadi tanpa disengaja, sebab Allah SWT jelas memerintahkan kepada seluruh umatnya untuk senantiasa berkata yang baik. Kenyataannya, tidak semua orang mampu menjaga setiap kata yang terucap dari mulutnya., seakan menjadi hal yang lumrah bagi masyarakat. Terkadang kita telat menyadari, bahwa apa yang terjadi pada diri kita saat ini, merupakan bagian dari lantunan doa yang telah kita panjatkan. Entah doa yang disengaja, maupun doa yang tanpa sengaja terselip dalam setiap ucapan kita. Dalam sebuah hadist di jelaskan “Dari Abu Hurairah, bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersabda “Sesungguhnya hamba-hamba yang berbicara dengan kata-kata yang diridha’i Allah Azza Wa Jalla tanpa berfikir panjang, Allah akan mengangkatnya beberapa derajat dengan perkataanya itu. Dan hamba-hamba yang berbicara dengan kata-kata yang dimurkai Allah tanpa berfikir panjang, Allah akan menjerumuskannya ke neraka jahanam dengan kata-katanya itu.” HR Bukhari, Ahmad dan Malik. Sesungguhnya baik atau buruknya suatu perkara adalah kembali kepada pengucapnya. Bila ucapannya bernilai ibadah, maka ganjaran dan pahala akan menyertainya. Jika bernilai maksiat makan akan menerima siksa/bala. Selain merujuk pada hadist di atas, kita juga bisa mengutip dari ayat yang tertuang dalam surat al-Isro’ ayat 53 yang artinya “Dan katakanlah kepada hamba-hambaku, “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik benar. Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” Allah sangat menghargai setiap manusia yang berusaha untuk menjaga perkataanya dangan kata-kata yg penuh ridha Allah dengan mengangkat derajatnya. Sebaliknya, Allah sangat memurkai. Manusia yang senang berbicara buruk, misalnya mencaci, mencela, mengutuk, berghibah, membicarakan aib sahabatnya dan berkata-kata kotor. Jika kita bisa berkata yang baik, maka jangan sekali-kali berkata yang buruk. Karena niscaya kita akan dalam kerugian. Oleh Sri Datuniati,
Padahalmanusia adalah ciptaan mulia, gambar Allah yang melampaui semua SH: Yes 1:1-17 - Jerusalem: Yesaya (Pendahuluan Kitab) PARA NABI PENGANTAR Dalam Alkitab Ibrani kitab-kitab Yesaya, Yeremia, Yehezkiel dan kedua belas nabi lainnya merupakan suatu kelompok yang disebut &qu
Doa adalah berbicara dengan Tuhan. Ada dalam Alkitab, Ketahuilah, bahwa TUHAN telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya; TUHAN mendengarkan, apabila aku berseru kepada-Nya. Mazmur 43 Doa adalah suatu kesempatan yang besar. Ada dalam Alkitab, Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. Ibrani 416 Tuhan dapat didekati. Ada dalam Alkitab, Engkau yang mendengarkan doa. Kepada-Mulah datang semua yang hidup Mazmur 652 Berapa inginkah Tuhan mendengar dan menjawab doa kita? Ada dalam Alkitab, Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya." Matius 711 Di dalam kondisi apakah kita dijanjikan membutuhkan berkat? Ada dalam Alkitab, Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Matius 77-8, Salah satu dari banyak hal yang dapat kita doakan adalah kebijaksanaan. Ada dalam Alkitab, Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, -yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit-,maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya Yakobus 15-8, Dalam kondisi apakah pemazmur mengatakan bahwa Tuhan tidak akan mendengar doa kita? Ada dalam Alkitab, Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar. Sesungguhnya, Allah telah mendengar, Ia telah memperhatikan doa yang kuucapkan Mazmur 6618-19 Apakah Tuhan pernah menolak untuk mendengarkan suatu doa? Ada dalam Alkitab, Siapa memalingkan telinganya untuk tidak mendengarkan hukum, juga doanya adalah kekejian. Amsal 289 Di dalam nama siapakah kita harus berdoa? Ada dalam Alkitab, dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya." Yohanes 1413-14 Jangan lupa untuk berterima kasih kepada Tuhan atas jawaban-jawabanNya akan doa kita. Ada dalam Alkitab, Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Filipi 46, 6 Berapa seringkah kita harus berdoa ? Ada dalam Alkitab, dalam segala doa dan permohonan. Efesus 618 Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, 1 Tesalonika 517, Tetaplah berdoa. Kadang-kadang Tuhan menjawab doa kita sebelum kita memintaNya. Ada dalam Alkitab, Maka sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya; ketika mereka sedang berbicara, Aku sudah mendengarkannya.Yesaya 6524 Kadang-kadang Tuhan mengatakan tidak terhadap permohonan doa kita. Ada dalam Alkitab, Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. Tetapi jawab Tuhan kepadaku "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. II Korintus 128-9 Kadang-kadang Tuhan menjawab doa kita dengan mengatakan tunggu. Ada dalam Alkitab, , Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya. Mazmur 377 Tidak ada batas akan kemampuan Tuhan untuk menolong kita. Ada dalam Alkitab, Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita. Efesus 320 Berapa penuhkah janji Tuhan untuk memenuhi kebutuhan kita? Ada dalam Alkitab, Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. Filipi 419 Bagaimanakah kita mengetahui apa yang harus didoakan? Ada dalam Alkitab, Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus. Roma 826-27 Dalam kondisi apakah Tuhan mengatakan kita akan menerima jawaban dari doa-doa kita? Ada dalam Alkitab, Karena itu Aku berkata kepadamu apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu. Markus 1124 Petisi apakah yang dapat secara rahasia kita harapkan Tuhan mendengar? Ada dalam Alkitab, Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu, bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita minta, maka kita juga tahu, bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang telah kita minta kepada-Nya. 1 Yohanes 514-15 Apakah Alkitab memberikan contoh doa? Ada dalam Alkitab, Karena itu berdoalah demikian Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin Matius 69-11 Doa bukanlah sulap. Ada dalam Alkitab, Alkitab mengatakan di dalam Matius 67-8, Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
Փαղըሢ օшሻцик э
Врθπω ձሀжεжθμю фо
ሬоրሶግеዞ яጧажаሓоλ иφቲщехиբ
Ζошеսи иሞեгябωվец
Зօпиյалуገ иг εслаця
Γу йоре ዋοվէте
Σታլուхаዤυ τуሥуг
Σеχ енатидαւ
Обрሞхሺሓխጋ θ ξիզጽդу
Насрαλ ጏаքоцажεζ
Neraka kuburan, sheol, gehenna, dan hades adalah perkataan-perkataan yang sama artinya. Dalam buku "Let God Be True", mereka berkata, "Alkitab mengatakan bahwa neraka adalah kuburan, sehingga seorang anak kecil yang jujur pun dapat mengerti hal ini, tetapi para ahli teologi tidak dapat mengerti.
Doa-Doa di Dalam Alkitab Layak Dipelajari dengan Saksama SEORANG wanita yang khawatir, seorang raja, dan Putra Allah sendiri mengucapkan doa-doa yang sekarang akan kita pelajari dengan saksama. Setiap doa diucapkan dengan timbulnya serangkaian keadaan yang berbeda. Namun, keadaan-keadaan demikian dapat mempengaruhi kita dewasa ini. Apa yang dapat kita pelajari dari contoh-contoh ini? ’Perhatikan Sengsara Budak Perempuanmu’ Apakah saudara sedang berjuang melawan problem yang tak habis-habisnya? Atau apakah saudara dibebani dengan kekhawatiran? Maka situasi saudara sangat serupa dengan situasi Hana sebelum ia melahirkan anak sulungnya, Samuel. Ia tidak memiliki anak dan diejek oleh wanita lain. Sebenarnya, situasi Hana begitu mengganggu dan mencemaskannya sehingga ia tidak mau makan. 1 Samuel 12-8, 15, 16 Ia menghampiri Yehuwa dan menyatakan permohonan berikut ini ”[Yehuwa] semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hamba-Mu [”budak perempuan-Mu”, NW] ini dan mengingat kepadaku dan tidak melupakan hamba-Mu [”budak perempuan-Mu”, NW] ini, tetapi memberikan kepada hamba-Mu [”budak perempuan-Mu”, NW] ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia kepada [Yehuwa] untuk seumur hidupnya dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya.”—1 Samuel 111. Perhatikan bahwa Hana tidak berbicara mengenai hal-hal yang umum. Ia menghampiri Yehuwa dengan permohonan spesifik meminta seorang anak laki-laki dan merangkaikan ini dengan tekad yang pasti memberikan anaknya untuk dinas kepada Allah. Apa yang diajarkan oleh doa ini kepada kita? Sewaktu berada dalam kesukaran, sebutkanlah secara spesifik problem-problem saudara dalam doa. Apa pun problem saudara—keadaan rumah tangga saudara, kesepian, atau kesehatan yang buruk—berdoalah kepada Yehuwa tentang hal itu. Gambarkan kepada-Nya keadaan sesungguhnya dari kesulitan saudara dan bagaimana perasaan saudara. ”Setiap malam saya mempercayakan semua kesusahan saya kepada Yehuwa,” kata seorang janda bernama Louise. ”Kadang-kadang ada begitu banyak kesulitan, namun saya menyebutnya satu per satu dengan jelas.” Berbicara kepada Yehuwa dengan ungkapan-ungkapan yang spesifik mendatangkan manfaat. Dengan cara demikian kita dibantu untuk memiliki pengertian yang jelas tentang problem kita, yang kemudian mungkin akan tampak tidak terlalu berat. Mengucapkan doa-doa yang spesifik mengurangi kekhawatiran kita. Bahkan sebelum doanya dijawab, Hana merasa tenteram, dan ”mukanya tidak muram lagi”. 1 Samuel 118 Lagi pula, berdoa dengan spesifik membuat kita siap untuk memperhatikan jawaban atas doa kita. ”Semakin spesifik saya mengungkapkan doa-doa saya,” kata Bernhard, seorang Kristen di Jerman, ”semakin lebih jelas jawabannya.” ”Aku Hanya Seorang Anak Laki-Laki Kecil” Akan tetapi, seseorang mungkin merasakan jenis kekhawatiran yang berbeda jika ia menerima suatu penugasan yang ia rasa tidak sanggup ia lakukan. Apakah saudara kadang-kadang kewalahan dengan tanggung jawab yang diberikan Yehuwa? Atau apakah beberapa orang menganggap saudara tidak cocok untuk penugasan saudara? Salomo yang masih muda berada dalam situasi demikian ketika ia diurapi sebagai raja Israel. Beberapa pria yang berpengaruh lebih suka agar orang lain yang menduduki takhta. 1 Raja 15-7, 41-46; 213-22 Pada awal pemerintahannya, Salomo membuat suatu permohonan berupa doa ”[Yehuwa], Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja . . . aku masih sangat muda [”hanya seorang anak laki-laki kecil”, NW] dan belum berpengalaman. . . . Berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat.”—1 Raja 37-9. Salomo memusatkan doanya pada hubungannya dengan Yehuwa, pada hak istimewa yang telah diberikan kepadanya, dan pada kesanggupannya untuk melaksanakan penugasan tersebut. Dengan cara serupa, kapan pun kita diberi tanggung jawab yang kita rasa di luar kesanggupan kita, hendaknya kita memohon agar Allah memperlengkapi kita untuk melaksanakan pekerjaan itu. Pertimbangkan pengalaman-pengalaman berikut ”Ketika diminta untuk menangani tanggung jawab yang lebih besar di kantor cabang Lembaga Menara Pengawal,” kata Eugene, ”saya merasa benar-benar tidak sanggup. Ada orang-orang lain yang lebih memenuhi syarat dan memiliki lebih banyak pengalaman. Saya sulit memejamkan mata selama dua malam berikutnya, menggunakan kebanyakan dari waktu saya untuk berdoa, yang memberi kekuatan dan keyakinan yang saya perlukan.” Roy diminta untuk menyampaikan khotbah pemakaman untuk seorang sahabat muda yang meninggal secara mendadak dan tragis. Ia sangat populer. Pasti ratusan orang akan hadir. Apa yang Roy lakukan? ”Jarang saya berdoa begitu banyak memohon kekuatan dan kesanggupan menemukan kata-kata yang tepat untuk menyatakan pikiran-pikiran yang membangun, dan untuk memberi penghiburan.” Seraya Pencipta ’mempercepat perkara-perkara’ dan seraya organisasi-Nya bertambah besar, konsekuensi yang wajar adalah bahwa lebih banyak dari antara hamba-hamba-Nya dipercayakan dengan tanggung jawab. Yesaya 6022, NW Jika saudara diminta untuk meningkatkan peran serta saudara, yakinlah bahwa Yehuwa dapat mengkompensasi kekurangan apa pun dalam pengalaman, pelatihan, atau kemampuan di pihak saudara. Mendekatlah kepada Allah dengan cara yang sama seperti yang dilakukan Salomo, dan Ia akan memperlengkapi saudara untuk melakukan penugasan tersebut. ”Supaya Mereka Semua Menjadi Satu” Situasi ketiga yang muncul sekarang ialah sewaktu diminta berdoa mewakili sekelompok orang. Ketika diminta untuk mengucapkan doa demi kepentingan orang-orang lain, apa yang hendaknya kita doakan? Pertimbangkan doa Yesus yang dicatat dalam Yohanes pasal 17. Ia mengucapkan doa ini di hadapan murid-muridnya pada malam terakhirnya sebagai manusia. Permohonan macam apa yang ia tujukan kepada Bapak surgawinya? Yesus menekankan tujuan-tujuan umum dan harapan yang sama yang dimiliki mereka yang hadir saat itu. Ia menyebutkan pemuliaan nama Allah Yehuwa dan pemberitaan Kerajaan. Yesus menandaskan nilai dari hubungan pribadi dengan sang Bapak dan sang Putra, berdasarkan pengetahuan Alkitab. Ia berbicara tentang keadaan terpisah dari dunia, yang akan mempersiapkan para pengikutnya menghadapi perlawanan. Kristus juga meminta agar Bapaknya melindungi murid-murid dan mempersatukan mereka dalam ibadat yang sejati. Ya, Yesus menandaskan persatuan. Yohanes 1720, 21 Sebelumnya pada malam itu, para murid terlibat dalam suatu pertengkaran yang bersifat kekanak-kanakan. Lukas 2224-27 Akan tetapi, dalam doanya, Kristus tidak mengecam, sebaliknya mempersatukan. Dengan cara yang sama, doa-doa keluarga dan sidang hendaknya memajukan kasih dan berupaya mengatasi perselisihan antar individu. Orang-orang yang diwakili hendaknya ditarik bersama dalam persatuan.—Mazmur 1331-3. Persatuan ini diperlihatkan ketika orang-orang yang mendengarkan mengatakan, ”Amin”, atau ”Jadilah demikian”, pada akhir doa. Agar hal ini mungkin, mereka harus mengerti dan setuju dengan semua hal yang dikatakan. Oleh karena itu, tidaklah tepat untuk menyebutkan dalam doa suatu pokok yang tidak diketahui oleh beberapa orang yang hadir. Misalnya, seorang penatua yang mewakili satu sidang dalam doa mungkin meminta berkat Yehuwa atas seorang saudara atau saudari rohani yang sedang sakit parah. Namun biasanya akan lebih baik bila ia melakukannya hanya jika sebagian besar dari orang-orang yang ia wakili mengenal orang tersebut dan telah mendengar tentang penyakitnya. Perhatikan juga bahwa Yesus tidak memerinci kebutuhan pribadi setiap anggota dari kelompok tersebut. Melakukan hal itu berarti menyebutkan masalah pribadi yang hanya diketahui oleh orang-orang tertentu. Urusan-urusan pribadi adalah pokok yang cocok disebutkan dalam doa pribadi, yang dapat diucapkan dengan panjang lebar dan seakrab yang diinginkan. Bagaimana hendaknya seseorang mempersiapkan dirinya untuk mewakili sekumpulan besar orang yang beribadat dalam doa? Seorang saudara Kristen yang berpengalaman menjelaskan, ”Saya mempertimbangkan lebih dahulu ucapan terima kasih untuk hal apa yang harus dibuat, permohonan apa yang mungkin dimiliki saudara-saudara, dan permintaan-permintaan apa yang dapat saya panjatkan demi kepentingan mereka. Saya menempatkan gagasan-gagasan saya, termasuk pernyataan pujian, dalam urutan yang tepat dalam pikiran saya. Sebelum berdoa di hadapan umum, saya berdoa dalam hati, memohon bantuan untuk mewakili saudara-saudara dengan cara yang penuh penghargaan.” Bagaimanapun keadaan saudara, kemungkinan saudara dapat menemukan sebuah doa dalam Alkitab yang diucapkan oleh seseorang dalam situasi yang serupa dengan situasi saudara. Jangkauan yang luas dari doa-doa di dalam Alkitab merupakan bukti dari kebaikan hati Allah yang penuh kasih. Membaca doa-doa ini dan merenungkannya akan membantu saudara untuk memperkaya doa-doa saudara. [Kotak di hlm. 5] DOA-DOA KHUSUS DI DALAM ALKITAB Hamba-hamba Yehuwa menyampaikan doa di bawah banyak keadaan. Dapatkah saudara melihat hubungan saudara dengan satu atau lebih dari situasi-situasi berikut? Apakah saudara membutuhkan bimbingan dari Allah sebagaimana halnya Eliezer?—Kejadian 2412-14. Apakah saudara berada dalam ancaman bahaya sebagaimana halnya Yakub?—Kejadian 329-12. Apakah saudara ingin mengenal Allah lebih baik sebagaimana halnya Musa?—Keluaran 3312-17. Apakah saudara dihadapkan dengan para penentang sebagaimana halnya Elia?—1 Raja 1836, 37. Apakah mengabar sulit bagi saudara sebagaimana halnya yang dirasakan Yeremia?—Yeremia 207-12. Apakah saudara perlu mengakui dosa dan memohon pengampunan sebagaimana halnya Daniel?—Daniel 93-19. Apakah saudara menghadapi penganiayaan sebagaimana halnya murid-murid Yesus?—Kisah 424-31. Lihat juga Matius 69-13; Yohanes 171-26; Filipi 46, 7; Yakobus 516. [Kotak di hlm. 6] APA YANG PERLU DIDOAKAN SEWAKTU BERJUANG MELAWAN KEBIASAAN YANG SUDAH BERURAT-BERAKAR Apakah saudara berjuang melawan kelemahan yang muncul berulang kali? Bagaimana doa-doa yang dicatat di dalam Alkitab dapat bermanfaat? Belajarlah dari Daud, yang pada berbagai kesempatan berdoa tentang kelemahannya sendiri. Daud bermazmur, ”Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku.” Mazmur 13923 Adalah keinginan Daud agar Yehuwa menyelidiki keinginan, emosi, atau motif yang tidak sepantasnya. Dengan kata lain, Daud menyebutkan satu per satu bantuan Yehuwa dalam menghindari dosa. Namun kelemahan Daud menguasainya, dan ia melakukan dosa besar. Di sini sekali lagi, doa membantunya—kali ini untuk memulihkan hubungannya dengan Allah. Menurut Mazmur 514, Daud memohon, ”Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!” Kita juga dapat dengan rendah hati berdoa memohon bantuan Yehuwa untuk mengekang kecenderungan yang salah. Ini akan menguatkan kita untuk mengatasi kelemahan yang berurat-berakar dan dapat membantu kita menghindari dosa. Jika kelemahan muncul lagi, kita hendaknya mendekati Yehuwa kembali dengan permohonan agar Ia membantu kita melanjutkan perjuangan. [Gambar di hlm. 7] Doa-doa yang diucapkan demi kepentingan sekelompok orang hendaknya menandaskan harapan yang berdasarkan Alkitab dan tujuan rohani yang dimiliki bersama
Berikutayat Alkitab tentang menjaga kesehatan. Follow juga instagram @kuisalkitab. Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. - Amsal 17:22. Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik saja. - 3 Yohanes 1:2
Naomii Simbolon Official Writer Doa adalah napas hidup orang kristen. Itu sebabnya doa menjadi kebutuhan khusus bagi kita orang percaya. Yap, hanya melalui doa kita dapat berbicara kepada Tuhan dan menceritakan segala keluh kesah kita kepada-Nya. Namun pada titik atau fase tertentu, nggak sedikit dari kita yang mengalami dehidrasi alias kekurangan iman. Ketika doa yang kita panjatkan nggak kunjung terkabul banyak dari kita yang kehilangan iman dan menganggap bahwa doa nggak punya kuasa. Kita semua tahu bahwa pemikiran tersebut adalah salah, tapi pada faktanya masih banyak dari kita yang mengalami hal itu. Nah, buat kamu yang ragu dan kurang percaya akan kedahsyatan doa, lima ayat Alkitab ini akan membuatmu percaya kembali. 1. Matius 2121-22 Yesus menjawab mereka “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu percaya dan tidak bimbang, kamu bukan saja akan dapat berbuat apa yang Kuperbuat dengan pohon ara itu, tetapi juga jikalau kamu berkata kepada gunung ini Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! hal itu akan terjadi. Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.” Ketika kamu berdoa dengan penuh iman apapun yang kamu minta akan terpenuhi, dengan catatan kalau apa yang kamu doakan haruslah sesuai dengan kehendak Tuhan. Jadi hilangkan rasa bimbang, ragu dan putus asa dari dalam hatimu. Percayalah melalui doa kamu bisa melakukan hal besar bersama Tuhan. 2. Markus 1124 "Karena itu Aku berkata kepadamu apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu." Kitab Markus berkata bahwa rasa percaya dan yakin adalah kunci utama dalam berdoa. Bagaimana mungkin Tuhan mengabulkan doamu jika kamu sendiri nggak yakin dengan apa yang kamu ucapkan. So, dalam berdoa kamu harus yakin dan terus percaya. Nggak peduli kapan doa itu dikabulkan, yang terpenting kamu harus tetap percaya. Alkitab berkata jika kamu memiliki iman sebesar biji sesawi, kamu dapat memindahkan gunung. Lalu bagaimana jika kamu memiliki iman sebesar biji salak? Sudah pasti dengan kehendak Tuhan, kamu akan melakukan banyak hal besar bukan? Baca Juga Kuasa Doa Itu Nyata, Tidak Dibatasi Oleh Jarak & Waktu 3. Markus 929 “Jawab-Nya kepada mereka “Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa.” Saat itu Tuhan Yesus diminta oleh seorang untuk menyembuhkan anaknya yang kerasukan roh jahat. Lalu Tuhan menjawab bahwa hanya dengan doa, roh tersebut bisa diusir. Dan benar ketika Tuhan mendoakan anak itu, roh jahat yang merasuki tubuh anak tersebut lenyap. Dalam hal ini Tuhan Yesus ingin menunjukkan kepada kita bahwa sejatinya doa itu penuh dengan kuasa. Dengan maksud lain, doa juga mampu mengatasi hal-hal buruk dalam hidup kita seperti masalah. Jadi sesungguhnya kekuatan terbesar kita ada di dalam doa, gunakan kuasa doa untuk menghadapi segala sesuatu. Yuk.. 4. Yohanes 1413-14 “Dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” Menghadapi masalah dengan mengandalkan kekuatanmu sendiri akan membuatmu pusing sendiri. Hindarilah! Karena pada dasarnya kamu nggak akan sanggup menanganinya. Jadi, Jangan malu, ragu atau sungkan untuk meminta kepada Tuhan, karena jika kamu percaya, Dia akan mencukupi segala kebutuhan hidupmu. Baca Juga Apa Pun Masalahu Tuhan Akan Menyelesaikannya 5. Filipi 46 “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga , tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” Masalah terkadang membuat kita khawatir bahkan putus asa dan kehilangan harapan. Kawan, doa punya kuasa untuk mengatasi hal itu. Kamu hanya perlu mengatakan semua permasalahanmu melalui doa dan permohonan kepada Tuhan. Yakin lah, Dia akan jawab setiap doa yang kamu panjatkan. Sekali lagi yakin lah! Jadi tetaplah berdoa apapun kondisi hidupmu, karena Doa adalah tempat berperang terbaik dan teraman serta menjanjikan. Apakah kamu butuh dukungan doa? Hubungi SAHABAT 24 kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini Sumber Berbagai sumber Halaman 1
Jawaban Ada dua orang berbeda di dalam Alkitab yang bernama Lazarus. Lazarus yang pertama adalah tokoh dalam kisah yang diceritakan Yesus (Lukas 16:19-31). Lazarus sangat miskin, kemungkinan besar tuna wisma, dan sudah pasti pengemis (Lukas 16:20). Ia sering berada di gerbang rumah seorang yang kaya dengan harapan memperoleh sisa-sisa makanan
30mata doa pembebasan dan ayat-ayat bible, untuk membuat anda berkesan dalam kehidupan doa anda. Titik doa pembebasan ini akan memastikan kebebasan sepenuhnya anda